Why Traveling? Why Not?!
Orang tua saya termasuk orang yang padat aktivitasnya. Sedari kecil saya sudah tak asin g ditinggal pergi beli a u. Sampai akhirnya tiba juga saat saya pergi bersama adik atau kerabat, tanpa ditemani dirinya. Teman-teman menjuluki saya sebagai tukang jalan, tapi bagi saya "kenekatan" ini baru saja dimulai, saya masih pemula dan tak berani melabeli diri dengan istilah apapun . Kenapa harus traveling? Bukankah tinggal duduk manis di rumah dengan segala gadget dan kecanggihan dunia kamu sudah bisa "melihat" isi bola biru ini? Tak ada yang salah dengan pendapat itu, semua sah-sah saja. Tapi buat saya, kalau diberi kesempatan untuk melihat with your own eyes kenapa harus dibantu dengan si layar kaca? Kreas i Allah tentunya jauh lebih sempurna dibanding ciptaan manusia. B erjalan merupakan penghargaan saya kepada Allah SWT, saya ingin men ikmati dengan mata kepala sendiri sebanyak mungkin ka rya agungnya .. Hmmm alasan yang terd engar bijak bukan :) hingga bebera...